Hati Hati Penggunaan cotton bud Pada Telinga

info kesehatan Banyak yang menganggap bahwa kotoran telinga adalah hasil aktifitas bakteri namun anggapan tersebut merupakan pemahaman yang salah. Kotoran telinga (cerumen) sebenarnya diproduksi oleh telinga kita sendiri, tepatnya oleh kelenjar kulit pada lubang telinga bagian luar.

Kotoran telinga diproduksi pada sepertiga bagian luar lubang telinga dan normalnya tidak mungkin bergerak masuk ke dalam gendang telinga kecuali ada tekanan dari luar. Membersihkan lubang telinga dengan kapas pembersih (cotton bud) justru dapat mendorong kotoran telinga masuk ke dalam daerah yang sangat sensitif. Bahaya yang dapat ditimbulkan adalah gangguan pendengaran pada telinga hingga kelumpuhan saraf di sekitar wajah. Jika kotoran telinga terakumulasi pada bagian gendang telinga maka dapat menyebabkan tinnitus (radang gendang telinga). Membersihkan kotoran telinga dengan cotton bud juga dapat membuat kulit pada lubang telinga rawan terkena infeksi dan meningkatkan pertumbuhan bakteri karena hilangnya sifat asam pada lubang telinga.

Bahaya terbesar yang dapat ditimbulkan dari membersihkan kotoran telinga dengan cotton bud adalah pecahnya gendang telinga. Namun karena banyak orang yang tidak mengetahui tentang hal ini, mereka berusaha membersihkan telinga sedalam mungkin hingga mendekati gendang telinga

Menurut sebuah penelitian terbaru, lebih dari 50 persen pasien yang datang ke dokter spesialis Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) sering memakai cotton bud untuk mengorek kotoran di telinga.

Cara yang baik untuk membersihkan telinga adalah menggunakan handuk yang direndam dalam air hangat kemudian bersihkan bagian luar telinga dan tempat keluarnya kotoran dari lubang telinga serta tidak memasukkan benda yang berbentuk stik (tongkat) seperti cotton bud, jari, pensil, dan lain-lain.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda semua.