Khasiat Teh Herbal

Info Kesehatan Meski popularitasnya masih kalah oleh teh hitam atau teh hijau, sebenarnya sejak dulu teh herba sudah diminum orang Yunani dan Mesir Kuno, untuk memperoleh manfaat kesehatan dan efek relaksasinya. Di Inggris, teh ini disebut tisane atau tea infusion. Juga sering disebut ‘teh yang bukan teh’ (non-tea tea), karena memang tidak mengandung daun teh dan juga tidak berkafein.

Teh herbal terdiri atas beragam jenis dan masing-masing jenis memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi kesehatan. Berikut adalah jenis-jenis teh herbal yang bisa Anda konsumsi sesuai dengan manfaat yang ingin didapat.

Adas (Anise)
Biji maupun daunnya punya efek menenangkan dan meringankan kembung.

Dandelion
Akar dandelion punya sifat detoksifikasi yang kuat, membantu detoksifikasi kandung kemih, hati, ginjal, serta punya sifat pencahar

Fennel
Rasanya seperti teh licorice, namun mengandung banyak mineral dan fitoestrogen. Untuk mengatasi kram perut, salah cerna, kembung, mendorong menstruasi, menekan nafsu makan, menetralkan bau mulut.

Jahe
Mengurangi mual, meringankan masuk angin, flu dan batuk.

Jelatang (Urtica)
Memperlancar urinasi serta buang air besar.

Kamomil
Teh herbal paling populer. Mengandung minyak esensial yang bersifat antikram. Juga meredakan cemas, tukak lambung, menghambat infeksi, membuat nyenyak tidur.

Krisan
Mencegah sakit tenggorokan, menurunkan demam, mengatasi gangguan sirkulasi seperti varises dan pengapuran pembuluh darah.

Lavender
Mengurangi kelelahan, meredakan gelisah, ketegangan dan sakit kepala.