Menggantikan Makan Dengan Minuman Berprotein Shake

info kesehatan Beberapa produk diet atau metode diet menyarankan Anda untuk menggantikan makanan yang Anda konsumsi dengan protein shake milik mereka. Sebenarnya, dapatkah produk ini menggantikan zat gizi yang ada pada makanan yang biasa Anda konsumsi?

Protein shake umumnya terbuat dari bahan susu yang berprotein tinggi. Protein saja memang dapat membantu untuk menurunkan berat badan, namun kebutuhan gizi seorang manusia sangat kompleks dan bukan hanya protein.
Tidak ada satu jenis pun makanan di dunia ini yang sempurna dan dapat mencukupi kebutuhan kecuali ASI untuk bayi di bawah 6 bulan. Oleh karena itu, Anda harus mendapatkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dengan cara mengonsumsi beragam jenis makanan setiap hari.

Dilansir womenshealthmag.com, Setiap harinya, rata-rata seorang wanita membutuhkan 45 g protein. Seporsi dada ayam sudah dapat memberikan 21 g protein untuk Anda, dengan mengombinasikannya dengan protein lain seperti telur, susu, atau yogurt, Anda akan mendapatkan 45 g protein sehari dengan mudah. Sebenarnya, Anda tidak membutuhkan makanan berprotein khusus untuk memenuhi kebutuhan itu.

Boleh saja menjadikan shake protein Anda sebagai snack, namun, Anda perlu berpikir ulang untuk menjadikannya pengganti makan pagi, siang, atau malam. Meskipun banyak shake sudah dilengkapi dengan vitamin dan serat, tetap saja lebih baik bagi anda untuk mengonsumsi makanan dengan menu lengkap di waktu makan Anda untuk memastikan kebutuhan Anda terpenuhi dan mendapatkannya dari sumber alami yang sehat.