Mitos Kegemukan Yang Menyesatkan

info kesehatan Kadang wanita galau jika berat badannya naik atau memiliki tubuh gemuk. Padahal tidak selamanya bertubuh gemuk itu tak sehat. Kadang kita takut mengonsumsi makanan berlemak. Kadang kita percaya makanan pedas bisa membuat langsing. Apakah itu fakta atau mitos? Temukan jawabannya di sini, dilansir oleh fitnea.com.

MITOS 1:

Punya tubuh gemuk = tidak sehat


Anda sering menimbang berat badan dan stres karena masuk kategori gemuk dan takut tidak sehat? Ada beberapa wanita yang memang memiliki tubuh besar, namun bukan berarti tidak sehat. Ada orang gemuk yang sehat, ada orang bertubuh kurus yang tidak sehat, demikian juga sebaliknya. Gemuk atau kurus, yang harus diperhatikan adalah makanan yang Anda konsumsi.

MITOS 2:

Makanan pedas bikin cepat kurus


Makanan yang memiliki rasa pedas dipercaya dapat meningkatkan metabolisme, nyatanya tidak demikian. Makanan pedas hanya akan membuat pencernaan sakit, mudah terkena infeksi saluran pencernaan bahkan diare. Makanan yang dapat meningkatkan metabolisme dan sehat adalah protein yang diimbangi diet seimbang.

MITOS 3:

Angkat beban membuat tubuh makin berat


Iya benar, karena yang bertambah adalah massa otot Anda, bukan lemak. Banyak wanita takut dengan latihan angkat beban karena berat badannya bertambah. Jika Anda merasa berat badan tetap atau bahkan naik tetapi lingkar-lingkar tubuh mengecil, berarti massa otot Anda yang bertambah. Itu adalah hal yang bagus, karena otot lebih sehat ketimbang menyimpan lemak.

MITOS 4:

Jika sering olahraga, berat tidak akan naik


Ada pemikiran seperti ini, "Makan saja apapun yang kamu suka, selama olahraga, kalorinya akan terbakar dan tidak akan menjadi lemak. Sayangnya, pemikiran ini tidak sepenuhnya benar. Jika Anda makan sangat banyak dan menumpuk kalori, olahraga saja tidak cukup untuk membakar kalori-kalori itu. Apalagi jika Anda makan dengan kalori berlipat-lipat dibandingkan kalori yang dibutuhkan tubuh.

MITOS 5:

Semua lemak tidak bagus untuk tubuh


Anda takut lemak? Tidak perlu. Tubuh manusia membutuhkan lemak untuk bertahan hidup. Jadi jangan takut mengonsumsi lemak. Lemak sehat yang berasal dari alpukat, minyak zaitun, daging, ikan, kacang-kacangan dan sebagainya baik untuk menjaga kesehatan jantung. Sebaliknya, ada lemak-lemak yang tidak sehat untuk tubuh, misalnya lemak dari makanan yang digoreng, lemak jeroan, dan sebagainya. Lemak jahat tersebut bisa menjadi plak dan menghambat peredaran darah.

Mulai sekarang, jangan lagi terjebak mitos tentang tubuh gemuk dan kenaikan berat badan.