Khasiat Teh Bunga Rosela

Info Kesehatan Teh rosella merupakan olahan dari  bunga rosella. Bunga rosella yang bernama latin Hibiscus sabdariffa ini sudah dikenal di berbagai belahan dunia sebagai bahan utama teh herbal. Menurut Prof. Dr. Ir Ali Khomsan MS, pakar gizi dari Institut Pertanian Bogor, kandungan nutrisi yang paling menonjol dalam teh rosella adalah vitamin C. Kandungan vitamin C teh rosella enam kali lipat lebih banyak daripada sebuah jeruk. Kandungan vitamin C dan beta karoten di dalamnya berfungsi sebagai
antioksidan yang kuat untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Kandungan lain yang juga menonjol dalam teh rosella adalah kalsium. Secangkir teh rosella mengandung 500 gram kalsium. Jumlah kalsiumnya jauh lebih tinggi dibanding segelas susu (350 gram). Selain membantu mencegah osteoporosis,  teh rosella juga dapat membantu mencegah dan menyembuhkan penyakit darah tinggi. Kalsium dalam teh rosella akan membantu mengusir kandungan natrium atau garam yang terlalu tinggi dalam tubuh. Kandungan natrium yang terlalu tinggi dapat menyebabkan meningkatkan tekanan darah.

Bila mengalami masalah konstipasi, Anda  dapat menyeduh teh rosella secara berkala. Berbagai vitamin, terutama vitamin B1 dan B12 yang terdapat dalam teh rosella membantu menjaga keseimbangan sistem saluran pencernaan. Rosella juga bagus untuk stamina tubuh, sebab bermanfaat untuk meremajakan sel tubuh serta melindungi tubuh dari infeksi kuman dan virus.

Khasiat teh yang dapat diseduh dalam keadaan dingin maupun panas ini sebaiknya jangan Anda sia-siakan. Berapa cangkir pun teh rosella yang Anda konsumsi dalam sehari, bila tak Anda imbangi dengan pola hidup sehat, tentu tak akan berfungsi efektif bagi tubuh Anda. Prof. Ali menyarankan cukup meminum satu hingga dua cangkir teh rosella setiap harinya.

Bila Anda berpotensi  mengidap penyakit diabetes atau ingin mengurangi konsumsi gula, sebaiknya menghindari teh rosella yang diberi pemanis atau yang yang dikemas dalam bentuk sirup. Bila Anda mempunyai penyakit maag yang cukup parah, sebaiknya hindari konsumsi teh rosella, sebab tak semua orang mempunyai lambung yang cukup kuat untuk mengonsumsi asamnya teh rosella. Apalagi kandungan vitamin C-nya jauh lebih tinggi daripada jeruk.

Pastikan pula Anda membeli teh rosella yang masih berbau segar. Sebab, kadar antioksidan dalam rosella menjadi berkurang jika dikeringkan dengan proses pemanasan (dipanggang dalam oven). Kadar senyawa berkhasiat yang terkandung dalam kelopak rosella berada pada tingkat tertinggi jika dikonsumsi dalam bentuk segar. Karenanya, pastikan Anda tidak membeli teh rosella yang tidak berbau dan terlalu kering. Jangan malas untuk membaca label izin edar dari Kementerian Kesehatan pada kemasan teh rosella yang beredar di pasaran, agar Anda tak mendapat sisi ruginya.