Makanan yang Berkhasiat Obat

Info Kesehatan Alam memang memberi sejuta kebaikan bagi manusia. Namun, produk-produk 'asli dari alam' tidak otomatis menjadi kartu garansi sehat, melainkan hanya berfungsi sebagai suplemen pembantu. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, tetap harus dikombinasikan dengan olahraga dan menu sehat.  Berikut manfaat dan kandungan gizi sejumlah produk alami yang sering kita temukan sehari-hari:


Susu kedelai
Selain dijadikan tempe atau tahu, kedelai juga bisa diolah menjadi susu. Segelas susu kedelai mengandung banyak sekali zat gizi, antara lain protein, lemak nabati, serat, protein, asam amino, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin E, dan kalsium. Mengonsumsi susu kedelai secara teratur dapat membantu mencegah risiko kanker, penuaan dini, stroke, jantung koroner, melancarkan metabolisme tubuh dan menjaga keseimbangan hormon insulin. Vitamin E yang terkandung dalam susu kedelai juga membantu menjaga kelembaban kulit.

Avokad
Avokad sering diperlakukan sebagai 'anak tiri' di dunia buah, karena dianggap mengandung lemak tinggi sehingga menggemukkan. Mungkin karena kita sering kali mengonsumsinya dengan tambahan gula dan susu. Padahal, lemak yang terkandung dalam avokad memiliki karakter berbeda dari lemak pada umumnya, karena terdapat di dalam buah. Lemak dalam avokad justru bisa membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) serta menaikkan kadar kolesterol baik (HDL). Tentunya, kinerja ini harus tetap dibantu dengan gaya hidup sehat. Hindari menikmati avokad dengan tambahan gula, susu, atau cokelat. Dimakan begitu saja sudah enak, kok.

Kayu manis

Tambahkan seperempat sendok teh bubuk kayu manis pada roti gandum, sereal, oatmeal atau potongan apel. Dijamin menu sarapan Anda terasa berbeda. Tak hanya lebih enak, kayu manis juga membantu menurunkan kadar gula dalam tubuh. Richard Anderson dari Department of Agriculture's Human Nutrition Research Center di Beltsville, Maryland, AS, mengungkapkan, antioksidan dan flavanoid yang terkandung dalam kayu manis membantu mengontrol kadar gula dalam tubuh.

Brokoli
Sayuran 'kribo' yang kaya akan kalsium dan serat ini dapat meminimalisiasi risiko kanker, seperti kanker payudara dan prostat, karena memiliki senyawa sulforafan. Beta karoten dalam brokoli juga berperan menangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga meningkatkan daya tahan tubuh. Warna hijau dalam brokoli mengandung vitamin C dan dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Namun, manfaat brokoli bagi tubuh hanya sebagai suplemen pendukung. Anda harus mengolahnya dengan cara yang tepat, misalnya dengan memasaknya tanpa tambahan gula atau garam.

Cokelat
Cokelat memang kerap menggoda iman. Lezat tapi bikin gemuk. Namun, pendapat itu tak selamanya benar. Soalnya, cokelat juga mengandung zat antioksidan flavonoid yang berguna bagi tubuh. Zat ini membantu memperlancar aliran darah ke jantung dan 'menangkap' radikal bebas, sehingga pembuluh darah dapat bekerja maksimal dan tidak mudah mengeras. Risiko serangan jantung, stroke, dan hipertensi dapat dikurangi, termasuk mengurangi kadar stres dan risiko demensia. Yang perlu dicermati, batasi konsumsinya. Lebih baik pilih cokelat hitam (dark chocolate) yang mengandung sedikit gula. Jangan mencampurnya dengan susu, sebab susu akan menyerap flavanoid dalam cokelat.

Madu
Manfaat madu memang semanis rasanya. Ilmuwan Peter C. Molan dari  Department of Biological Sciences, University of Waikoto, Selandia Baru, mengungkapkan, madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen (penyebab penyaki). Madu juga memiliki komponen kimia asetilkolin yang membantu proses peredaran darah dan mengontrol tekanan darah. Kandungan vitamin A, B1, B2, kalsium, natrium, kalium, magnesium, dan garam iodine menggambarkan betapa tingginya khasiat madu bagi daya tahan tubuh, atau memperbaiki ketahanan tubuh ketika Anda terserang batuk, demam, atau infeksi saluran pencernaan. Namun, bila terjadi letusan saat Anda membuka tutup botol madu, atau madunya tidak dikerubungi semut, itu berarti madu sudah rusak dan tak layak lagi dikonsumsi.

Maksimalkan Manfaatnya

1. Tip jitu saat memilih sayur dan buah: variasikan warnanya sebanyak mungkin. Makin berwarna-warni makanan di piring Anda (tentunya bukan karena pewarna buatan), makin banyak manfaat yang Anda dapatkan.
2. Sebisanya hindari menambahkan gula saat mengonsumsi bahan-bahan pangan alami. Gula menyerap kandungan gizinya dan sekaligus menambah kadar gula dalam tubuh.
3. Konsumsi sayur dan buah minimal 5 porsi dalam sehari untuk mendapatkan manfaat yang sempurna bagi tubuh.