12 Makanan Pencegah Kanker

Info Kesehatan Kanker seakan menjadi epidemi dewasa ini. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan asupan nutrisi yang tepat, Anda bisa bebas hidup sehat tanpa diintai bahaya kanker. Berikut 12 makanan yang bisa membantu mencegah kanker:

1. Alpukat

Kaya akan glutathione, antioksidan yang kuat untuk melawan radikal bebas dalam tubuh.Para ilmuwan juga percaya alpukat dapat berguna untuk  mengobati hepatitis –penyebab kanker hati- dan  masalah-masalah kerusakan hati lainnya.

2. Brokoli, kol & kembang kol
Ketiga jenis sayuran ini memiliki komponen kimia indole-3-carbinol (I3C) yang berguna memerangi kanker payudara dengan mengubah estrogen pemicu kanker menjadi bersifat protektif. Brokoli, terutama di bagian kecambah juga memiliki phytochemical sulforaphane yang dipercaya dapat mencegah beberapa tipe kanker seperti kanker usus dan rectal. Sulforaphane menginduksi produksi enzim tertentu yang dapat menonaktifkan radikal bebas dan karsinogen.

3. Cabai

Mengandung senyawa capsaicin yang dapat menetralisir sejumlah kanker termasuk mencegah kanker perut.

4. Bawang Putih
Komponen dominan yang terkandung dalam bawang putih yaitu allyl sulfur membantu mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamine dalam tubuh dan memblokir zat-zat karsinogen yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu bumbu dapur ini juga mengandung zat aktif seperti vitamin A, B, C, kalsium, potassium, besi, karoten dan selenium.
Komponen-komponen ini dapat mencegah mutasi gen, menghambat pertumbuhan sel kanker, memperbaiki struktur DNA yang rusak bahkan merangsang sel kanker untuk membunuh dirinya (apoptosis). Selain itu bawang putih juga berperan sebagai antioksidan yang mengeluarkan racun dari dalam tubuh dan membunuh kuman helicobacter pylori yang dapat memicu kanker lambung.

5. Jeruk Bali

 
Sepertihalnya jenis jeruk dan citrus lainnya, buah ini mengandung monoterpenes yang dipercaya mampu mencegah kanker dengan menyapu karsinogen –penyebab kanker- keluar dari dalam tubuh.  Jeruk juga mengandung vitamin C, beta karoten dan asam folat.

6. Anggur Merah
Anggur merah mengandung bioflavonoids, antioksidan yang bekerja sebagai penghalau kanker.  Buah mungil ini juga mengandung asam ellagic, zat yang dapat menghambat pertumbuhan tumor. Minuman anggur merah, bahkan yang tidak mengandung alkohol sekalipun, memiliki kandungan polyphenols yang dapat melindungi dari berbagai macam kanker dan menetralisir penyakit-penyakit penyebab radikal bebas.

7. Jamur
Ada beberapa jenis jamur yang mampu membantu tubuh memerangi kanker dan membangun sistem imun, diantaranya shiitake, maitake, dan reishi.  Jamur-jamur ini mengandung polysaccharides, terutama lentinan, senyawa yang ampuh membantu membangun imunitas dan merupakan sumber beta glucan. Jamur juga mengandung protein lectin yang dapat menyerang sel-sel kanker dan mencegahnya bermutasi dan membelah diri.Ekstrak jamur juga telah sukses diuji di Jepang sebagai  bahan tambahan untuk kemoterapi.

8. Pepaya
Kaya vitamin C yang dapat bekerja sebagai antioksidan, dan juga mengurangi absorsi nitrosamines –penyebab kanker- dari makanan olahan. Pepaya juga mengandung folacin –asam folat- yang dapat meminimalisasi dysplasia serviks dan kanker jenis tertentu.


9. Rumput laut dan tumbuhan-tumbuhan laut

 
Mengandung beta-karoten, protein, vitamin B12, serat dan klorofil seperti klorofilons –asam lemak yang penting melawan kanker payudara.

10. Kedelai
Produk-produk kacang kedelai seperti tahu mengandung beberapa tipe phytoestrogen yang dapat membantu mencegah kanker payudara dan prostat dengan cara menghambat dan menekan perubahan sel kanker.

11. Teh
Teh hijau maupun teh hitam mengandung antioksidan tertentu, dikenal sebagai polyphenol (catechins) yang mencegah pembelahan sel-sel kanker. Yang terbaik pertama adalah teh hijau, lalu diikuti dengan teh hitam. Berdasarkan laporan dari Journal of Cellular Biochemistry, polyphenol ini banyak terdapat dalam teh hijau yang dapat melindungi dari berbagai tipe kanker. Daun teh hijau kering juga mampu mengurangi resiko kanker perut, paru-paru, usus kolon, rectum, hati dan pangkreas.

12. Tomat
Mengandung lycopene, antioksidan yang melawan radikal bebas penyebab kanker. Tomat juga mengandung vitamin C yang dapat mencegah kerusakan sel yang dapat menjadi kanker. Lycopene dipercaya dapat membunuh sel kanker di mulut dan peningkatan konsumsi lycopene dapat mengurangi resiko kanker payudara, prostat, pangkreas dan kanker kolateral.