Manfaat Dari Jalan Kaki

Info Kesehatan Ikuti saran dr. Tanya Rotikan, Sp.OK mengenai pedoman ‘Baik-Benar-Terukur-Teratur (BBTT) dalam setiap aktivitas berolahraga, termasuk olahraga jalan kaki berikut :

Baik

Berjalan kaki juga merupakan latihan aerobik tipe -1 (aktivitas fisik ringan), namun tetap memerlukan tahap pemanasan berupa peregangan (5-10 menit),  lalu masuk ke latihan inti dengan berjalan agak cepat (10 menit), kemudian masuk ke
tahap pendinginan dengan menurunkan tempo jalan kaki (5-10 menit).

Benar
Kenali kondisi tubuh Anda terlebih dahulu setiap kali akan berolahraga. Apakah ada penyakit tertentu seperti osteoporosis, diabetes, dan lain sebagainya? Jika tidak yakin, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter untuk mendapatkan saran tentang jenis dan porsi olahraga yang paling tepat untuk kondisi kesehatan dan usia Anda.

Terukur

Berolahragalah sesuai kemampuan tubuh Anda. Lakukan olahraga dengan target tertentu. Anda bisa mengukur target denyut nadi latihan dengan rumus:
(220-usia) x 60%. Contoh: 220- 35 (usia) = 185 x 60%.

Hasilnya adalah target denyut nadi latihan yang bisa diukur sambil berjalan kaki (misalnya: 111pulse/menit). Jika belum mampu memenuhi target jangan dipaksakan, tapi boleh dicicil – misalnya dibagi pada pagi dan sore — hingga  lama-kelamaan Anda dapat mencapai target yang diinginkan.

Teratur
Lakukan 3-5 kali seminggu secara teratur selama 1 jam. Atau cukup melakukan jalan kaki
santai setiap hari selama 30 menit atau sesuai kemampuan.