Musik Bisa Menyembuhkan (2)

Info Kesehatan Anda mungkin punya kebiasaan mendengarkan musik sambil bekerja, ketika dalam perjalanan, atau saat hati sedang gelisah. Manfaat musik bisa lebih dari sekadar membuat relaks. Jika tahu musik yang pas, Anda juga bisa menggunakan musik sebagai terapi untuk menyembuhkan. 

Terapi suara, musik, dan lagu

Terapi musik tidak menggunakan lagu, karena di dalam lagu terdapat lirik. Kata-kata dalam sebuah lagu  akan memberi pengaruh besar pada kondisi psikologis seseorang, bisa positif tapi bisa juga negatif. Jadi, yang biasa digunakan  untuk terapi adalah
  musik instrumentalia.

Sedangkan terapi suara dikenal dengan istilah sound healing atau sound therapy. Biasanya yang digunakan adalah suara-suara dari alam, seperti gemerisik dedaunan, gemericik air, atau deburan ombak. Contoh lainnya adalah suara detak jantung ibu yang dapat menenangkan bayi yang sedang gelisah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam  terapi musik. Salah satunya adalah pengalaman hidup negatif. Sebuah lagu yang bisa menyenangkan banyak orang, mungkin  akan membangkitkan kenangan buruk atau traumatis bagi orang tertentu. Jika orang ini mendengarkan musik tersebut, ia  justru merasa sedih atau ketakutan.

Hal lain adalah aspek budaya. Kalau orang Afrika mendengarkan musik klasik, bisa jadi tidak ada dampak positifnya, karena mereka tidak 'mudeng'. Mereka akan lebih suka mendengarkan musik Afrika yang  berirama cepat atau mengentak-entak.  


Musik dan dampaknya

•Musik dari masa Barok - seperti karya Bach, Handel, Vivaldi -  bersifat stabil dan beraturan,
membangkitkan rasa aman.
•Musik dari masa Romantik –seperti karya Schubert, Schumann, Tchaikovsky, Chopin, dan Liszt-
membangkitkan perasaan simpati dan cinta.
•Karya Mozart  yang menggambarkan 'kejernihan' mampu meningkatkan kemampuan memori serta
persepsi ruang.
•Musik dari Amerika Selatan – seperti Salsa, Rhumba, dan Macarena - bersifat eksotik dan 'seksi' bisa
memacu  irama hidup.

Tip penyembuhan menggunakan musik :

•Pejamkan mata, lalu ikuti irama musik. Rasakan kesan yang ditimbulkan, dan perhatikan
bayangan yang muncul di dalam pikiran.
•Hindari musik keras, ingar-bingar, atau iramanya tidak beraturan, karena dapat  menghambat 
keseimbangan tubuh.
•Untuk membangkitkan gairah hidup, dengarkan  bunyi-bunyian  dari alat musik tradisional,
seperti gamelan, suling, tambur, atau genta.