Coklat Kaya Akan Antioksidan

Info Kesehatan Bagaimana perasaan Anda setiap kali mengigit cokelat? Manis, lembut, dan menenangkan, bukan? Namun mungkin Anda juga pernah merasa takut gemuk karena ngemil cokelat, atau takut kadar gula di dalam tubuh Anda melonjak. Singkirkan semua ketakutan itu dan simak fakta-fakta tentang cokelat berikut ini.

Kaya akan antioksidan
Cocoa, kompisisi utama cokelat adalah tanaman bernutrisi yang kaya akan antioksidan untuk mencegah kanker, penyakit jantung, dan penuaan. Dan ternyata, cocoa ini justru membantu mengontrol kadar gula dalam darah. Faktanya, peneliti makanan di Amerika Serikat menemukan bahwa cocoa mengandung antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan anggur merah (red wine) dan teh hijau.

Bagus untuk jantung
Flavanols yang terdapat di dalam cokelat akan melindungi dan mencegah peradagangan kronis pada jantung, mempengaruhi kesehatan jantung dan penyakit yang berkaitan dengan usia lainnya. Penelitian terbaru dari Australia menyebutkan, mengonsumsi sepotong dark chocolate setiap hari selama 10 tahun dapat mencegah serangan jantung dan stroke. Penelitian lain menunjukkan bahwa flavanols dalam cocoa melancarkan peredaran darah. Komisi Eropa untuk Swiss bahkan telah membuat klaim kesehatan untuk pembuat cokelat bernama Barry Callebaut karena produk cokelat yang dihasilkannya mampu melancarkan peredaran darah jika dikonsumsi 200 mg setiap hari.

Menajamkan pikiran
Flavanols mampu meningkatkan fungsi kognitif otak, meningkatkan kemampuan berpikir dan mengingat karena mampu meningkatkan aliran darah ke otak.

Mengandung vitamin dan mineral

Cokelat mengandung potasium, yang mengatur tekanan darah; copper yang membantu menyehatkan tiroid; kalsium untuk kesehatan tulang; magnesium, yang membantu penyerapan kalsium dalam tubuh; dan zat besi, yang memberi oksigen ke darah sehingga Anda memiliki rambut, kulit, dan kuku yang sehat.

Memberi perasaan menyenangkan

Jika ada yang menyarankan Anda untuk makan cokelat saat tidak mood, sebaiknya Anda ikuti sarannya. Sebab, cocoa mengandung asam phenethylamine, asam amino yang mendorong pelepasan bahan kimia yang merangsang perasaan baik ke dalam otak, seperti endorphins, dopamine, dan serotonin. Efeknya sama seperti Anda mengonsumsi obat anti depresan. Selain bisa membuat Anda relaks, sebuah studi menunjukkan bahwa aroma cokelat bisa sampai ke wilayah theta di otak Anda, yang membawa perasaan bahagia yang menenangkan hingga Anda seperti hendak tertidur. Kandungan theobromine dalam cokelat juga merupakan stimulan yang sama seperti yang terkandung dalam teh, membuat Anda tenang. Tidak seperti kopi yang menimbulkan gelisah.

Baik untuk kulit dan melindungi gigi
Anda pernah menyalahkan cokelat karena membuat Anda sakit gigi? Mungkin Anda harus berkonsultasi ke dokter gigi, apakah sakit gigi Anda disebabkan oleh cokelat atau hanya karena Anda tidak menggosok gigi. Sebab, sebuah studi menemukan bahwa kandungan theobromine pada cokelat dapat menguatkan enamel gigi dan memperkuat gigi lebih baik daripada flouride. Bahkan sudah ada perusahaan di AS yang memproduksi pasta gigi bernama Theodent, pasta gigi yang mengandung theobromine ini. Selain itu, cokelat juga baik bagi kulit karena kandungan flavanols yang tinggi dapat meningkatkan hidrasi, sehingga melancarkan peredaran darah ke dermis dan membantu mencegah kerusakan akibat sinar ultraviolet.

Mengonsumsi secara rutin

Banyak studi tentang dark chocolate. Ada yang menyebutkan bahwa cokelat yang mengandung cocoa 70 persen perlu dikonsumsi setiap hari untuk memperoleh manfaatnya. Namun Anda perlu mengkonsultasikan hal ini kepada dokter atau ahli nutrisi Anda, sebab setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Yayasan Jantung di AS merekomendasikan bubuk cacao sebagai sumber antioksidan penting untuk diet seimbang. Anda harus tetap mengonsumsi sayuran dan buah-buahan, dan menaburkan bubuk cacao pada oatmeal, menambahkannya ke smoothies, atau aduk dalam susu hangat rendah lemak Anda.