Escargot Kaya Akan Nutrisi

Info Kesehatan. Bagi penyuka hidangan Prancis, menu escargot pasti tidak terasa asing bagi lidah Anda. Di restoran-restoran Prancis, sajian siput atau bekicot yang dimasak dengan balutan mentega dan bawang putih atau dikenal dengan Escargot a la Bourguignonne ini menjadi menu umpan tekak (appetizer) yang sangat menggoyang lidah. Tak hanya orang Prancis yang mampu membuat hidangan lezat dari daging bekicot. Penduduk di daerah Kediri, Jawa Timur, pun sejak awal tahun 1970an sudah mengawali inovasi pengolahan daging siput, misalnya dijadikan sate, keripik, dan rempeyek.


Selain rasanya yang gurih, daging siput escargot mengandung nutrisi yang sangat kaya dan bermanfaat bagi kesehatan bila diolah dengan baik. Dari 1 kg siput segar (hidup) hanya akan diperoleh 150-180 gr daging siput. Daging siput escargot tanpa mentega dan bumbu-bumbu mengandung protein yang tinggi, rendah lemak, rendah karbohidrat, kaya akan mineral zat besi, magnesium, kalium, fosfor, vitamin B kompleks, dan vitamin E yang penting sebagai antioksidan.

Dengan kandungan protein tinggi dalam daging siput escargot, komponen asam amino penyusun protein tersebut juga ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak, seperti lisin, leusin, arginin, triptofan, asam aspartat, dan asam glutamat. Asam amino tersebut mampu meningkatkan imunitas tubuh terhadap berbagai jenis penyakit infeksi akibat serangan bakteri maupun virus. Lisin, leusin, dan triptofan tergolong asam amino esensial yang tidak mampu diproduksi oleh tubuh, sehingga sangat perlu diperoleh melalui makanan.
 Asam amino triptofan (seperti yang terdapat dalam tiram, kerang dan cumi-cumi) mampu membantu sel otak memproduksi serotonin dan akhirnya memperbaiki mood seseorang. Asam amino lisin dan leusin bermanfaat untuk membantu pembentukan kolagen dan jaringan penghubung tubuh lainnya, seperti persendian dan tulang rawan, membantu pemulihan kulit dan tulang, serta mencegah penyusutan otot.

Mineral kalsium, fosfor, dan magnesium ditemukan dalam jumlah yang tinggi pada daging siput. Hal ini sangat baik khususnya bagi wanita, karena memberikan nutrisi yang penting untuk mmeperlambat penuaan. Kalsium dan magnesium sangat diperlukan untuk kesehatan tulang dan dapat mencegah osteoprorosis pada wanita berusia lanjut. Magnesium sendiri sangat diperlukan bagi aktivitas enzim-enzim yang diproduksi oleh tubuh, termasuk enzim antioksidan. Fosfor diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi yang terpancar sebagai chi. Mineral zat besi yang terdapat dalam daging siput juga mampu mencegah anemia pada wanita dan anak-anak. Nilai gizi daging siput escargot dari segi protein dan zat besinya bahkan melebihi daging sapi.

Pada pembuatan escargot, daging siput yang telah dimasak dengan bumbu utama bawang putih dan mentega dimasukkan kembali ke dalam cangkangnya sebelum disajikan. Namun konsumsi escargot dengan mentega yang kaya akan lemak jenuh ini dapat memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Alternatif pengolahan daging bekicot yang baik adalah mengganti mentega dengan minyak lain yang kaya asam lemak tidak jenuh atau rendah asam lemak jenuhnya, seperti minyak zaitun atau canola.