Ginseng


Info Kesehatan Ginseng memiliki hubungan yang cukup kompleks dengan berbagai unsur alami sehingga memberikan sifat khusus. Namun, ada sekelompok senyawa aktif golongan saponin damaran dalam ginseng yang ditemukan oleh ilmuwan Jepang dan Rusia, yang terbukti memberikan banyak manfaat kesehatan, yaitu zat dari kelompok ginsenosida. Ada lebih dari 20 zat aktif ginsenosida dalam ginseng yang memberi efek positif pada kesehatan tubuh manusia. Kelompok ginsenosida yang ditemukan di Jepang disebut ginsenosida, sedangkan yang dari Rusia disebut panaxosida.

Akar ginseng yang mengandung ginsenosida ini menyimpan banyak kebaikan bagi manusia. Antara lain:

1. Membantu meningkatkan kekebalan dan kualitas tubuh. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu proses regenerasi sel dan memulihkan sel-sel rusak. 
2. Karena sifatnya meregenerasi sel dan memulihkan sel rusak, ginseng juga dapat menghambat pertumbuhan sel kanker. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosida memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, kanker ovarium, paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma.
3. Sebagai antidepresan, ginseng membantu menyeimbangkan tingkat adrenalin saat Anda dilanda stres dan kecemasan. Juga membantu menyeimbangkan suasana hati (mood) dan meningkatkan kewaspadaan otak. 
4. Ginsenosida dalam ginseng ternyata mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. 
5. Membatu mengatasi berbagai keluhan saat memasuki masa menopause. 
6. Ginseng telah lama dipercaya sebagai penjaga stamina tubuh, agar Anda tetap fit dalam  beraktivitas ataupun melakukan hubungan seksual. 
7. Mengurangi tingkat gula darah dalam tubuh. Namun, bila Anda sudah mengonsumsi obat antidiabetes dari dokter, pertimbangkan kembali untuk mengonsumsi gingseng, karena menyampur keduanya dalam tubuh dapat membuat kadar gula Anda anjlok ke level yang sangat rendah. 

Selain tidak dianjurkan untuk mengonsumsi ginseng berbarengan dengan obat antidiabetes, ada hal-hal lain yang harus Anda pertimbangkan dengan bijak dalam mengonsumsi ginseng: 

1.  Tidak dianjurkan untuk anak-anak, wanita hamil, dan wanita menyusui. 
2. Karena ginseng termasuk dalam jenis stimulan, untuk beberapa orang dapat mengakibatkan insomnia. Penggunaan berlebih dan tidak bijak juga dapat memunculkan masalah perut dan kepala. Bahkan pada wanita dapat mengubah siklus menstruasi dan memicu alergi. 
3. Jangan menyampur kafein dengan ginseng karena dapat merangsang efek stimulan yang lebih tinggi.
4. Beberapa penelitian menganjurkan agar mengonsumsi ginseng tidak lebih dari tiga bulan (berturut-turut). Setelah itu Anda dianjurkan untuk ‘beristirahat’ beberapa saat sebelum mengonsumsinya lagi. 
5. Konsultasikan ke dokter bila Anda bermaksud mengonsumsi ginseng agar dokter bisa menyesuaikan obat-obatan yang diresepkan untuk Anda.