Kunci Sehat Dan Panjang Umur

info kesehatan Peluang kita untuk mencapai usia 100 sangatlah kecil. Hanya bila ada keturunan usia panjang dan gaya hidup yang sehat, maka peluang bisa lebih besar. Para penyandang usia 100 kini bertambah karena kemajuan medis mengatasi tekanan darah tinggi, rendahnya kematian anak, dan fasilitas kesehatan yang lebih baik. Pasokan sumber air yang lebih baik, pendidikan yang lebih tinggi, status ekonomi yang lebih baik, semuanya turut berperan. Namun yang paling penting adalah menerapkan praktik-praktik terbaik: karena apa gunanya mencapai hidup 100 tahun bila kita tak bisa lagi turun dari tempat tidur dan tidak bisa mengurus diri sendiri?

Seimbang dan selaras
Yang banyak beredar adalah obat yang seolah-olah bisa membuat awet muda. Tapi ternyata tak satu pun yang dapat dipercaya sepenuhnya. Mulai dari Human Growth Hormon (HGH) sampai antioksidan, paling tidak hingga saat ini. Sebagian besar penelitian pada obat awet muda seperti HGH dan DHEA dilakukan dalam tempo tak lebih dari 6 bulan sampai setahun. Jadi efek jangka panjangnya belum diketahui.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar kita menghindari tipu daya seputar upaya awet muda. Orang-orang yang berpandangan bahwa orang yang sudah tua merupakan 'beban' dan 'tak berguna lagi' lantas menyambar peluang yang menawarkan macam-macam tipu daya. Termasuk yang menyebarkannya adalah para ilmuwan gadungan dan dokter yang mempromosikan bahwa penuaan dapat dicegah. Ilmuwan sejati tidak akan menyodorkan dusta sedemikian untuk menjual produk atau teknik tertentu. Yang jelas, produk atau teknik yang ditawarkan itu tidak murah. Yang terbukti manjur hanyalah gaya hidup sehat dan praktik-praktik terbaik.

Bahkan vitamin E yang dipromosikan dapat mengatasi penuaan, tak terbukti menurut National Institite of Aging Amerika. Yang lebih penting ketimbang vitamin adalah akal sehat dan keseimbangan kita. Vitamin terbaik tetaplah berasal dari sumber aslinya: buah-buahan dan sayuran yang didapat lewat makanan sehari-hari. Bila sudah tak lagi muda, malah jangan mengonsumsi suplemen besi, karena besi dapat menumpuk di jantung dan menimbulkan hemosiderosis. Bila harus menggunakan suplemen, carilah yang tidak mengandung zat besi.

Dalam hal diet, kita tidak perlu menjadi vegetarian, cukup dengan menakar kesimbangan kalori yang didapat dari hidrat arang, lemak, dan protein. Dan hindari kebiasaan destruktif manusiawi yang menyukai makanan sampah (junk food): sesuatu yang mengandung banyak garam, gula, dan lemak. Membiasakan porsi sedang jauh lebih penting ketimbang mengonsumsi jenis makanan yang dipromosikan sebagai makanan sehat tapi dimakan dalam jumlah berlebih. Sebab, pada usia duapuluhan, kita memang masih sangat aktif dan tahan-banting, dan makin tambah usia, aktivitas makin berkurang. Begitu pula dengan ketahanan tubuh, sehingga semakin tua tubuh kita semakin rentan terhadap kebiasaan-kebiasaan tidak sehat.


Gerak fisik dalam kegiatan sehari-hari
Efek yang ingin kita dapatkan dari berolahraga, pertama adalah efek aerobik untuk kesehatan jantung dna pembuluh darah serta efek antigravitasi -keduanya didapat dengan berjalan kaki cepat. Tambahkan latihan beban untuk menguatkan otot. Sedangkan untuk keseimbangan dan relaksasi pilihlah olahraga seperti Tai Chi atau yoga. Sebab, olahraga yang lebih berat seperti maraton, punya sisi lain: justru membebani persendian.

Secara umum, berjalan kaki minimal 30 menit dan perlahan ditingkatkan menjadi 60 menit, lima kali dalam seminggu, sudah sangat membantu. Yang terbaik, pilihlah olahraga dan aktivitas fisik yang dapat dipadukan dengan kegiatan sehari-hari. Misalnya, daripada naik mobil, pilihlah bersepeda ke kantor atau jalan kaki saja setiap kali belanja ke pasar. Pilihlah naik turun tangga ketimbang pakai elevator. Sebab, rahasia awet muda dalam hal ini berkaitan dengan mempertahankan kebiasaan-kebiasaan baik dan tidak memulai kebiasaan tidak sehat semisal merokok -ancaman terbesar dari sisi gaya hidup.