Makanan Yang Baik Untuk Diet


Info Kesehatan Bila Anda berpikir bahwa arapan akan mengacaukan diet Anda, buang jauh-jauh pikiran itu. Sarapan yang teratur justru bisa menurunkan berat badan.

Bagaimana agar sarapan memberi efek yang optimal bagi tubuh?


1. Delapan hingga 10 jam setelah makan malam (dan tidak makan apa-apa lagi) adalah waktu yang ideal untuk sarapan. Tubuh telah punya cukup waktu untuk melakukan metabolisme dan siap menerima asupan gizi pertama di pagi hari.

2. Buah atau jus buah dengan ampas (bukan sari buah) adalah makanan pertama yang dianjurkan. Di pagi hari, zat gula dalam tubuh turun ke tingkat paling rendah. Tubuh menggantinya dengan melepas zat gula yang telah ditimbun di lapisan otot dan liver (glikogen). Menambah asupan jus buah segar atau buah-buahan saat sarapan sangat dianjurkan, karena banyak mengandung vitamin dan mineral yang menyehatkan. Sari buah alami dapat meningkatkan kadar gula darah setelah semalaman kita tidak makan. Pisang, misalnya, bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat, vitamin C, vitamin B-6, magnesium, dan potassium.

3. Lanjutkan dengan mengonsumsi glukosa karbohidrat baik. Sereal atau roti gandum isi selai kacang, misalnya, dapat meningkatkan kemampuan memori otak. Jika tubuh tidak mendapatkan glukosa yang cukup pada saat sarapan, maka fungsi atau memori otak dapat terganggu.

4. Anda bisa pilih menu sarapan berikut ini: seporsi sereal dengan susu rendah lemak, atau telur rebus (satu butir telur ukuran besar mengandung 70 kalori dan memenuhi 13% kebutuhan protein harian), atau omelet berisi tomat, keju rendah lemak dan bayam agar perut kenyang lebih lama. Pilihan lain, Anda bisa memilih roti gandum isi keju rendah lemak atau sepiring nasi merah plus telur dadar (dari 1 butir telur) dengan irisan tomat atau daun selada.

5. Intinya, pastikan karbohidrat kompleks dan protein selalu ada dalam menu sarapan And