Manfaat Buah Mangga

Info Kesehatan Mangga adalah sejenis buah tropis yang tumbuh baik di Indonesia. Bagi penyuka mangga,
Anda beruntung, karena buahnya lezat dan nilai gizinya pun lumayan tinggi.
     
Tidak dapat dipastikan dengan tepat asal-usulnya, namun banyak orang yang mengatakan bahwa buah ini berasal dari India. Sebab banyak ditemukan fosil tanaman sejenis mangga yang berusia 25–30 juta tahun di India Timur, Burma, dan Bangladesh. Tanaman mangga yang memiliki 1000 jenis lebih ini bisa tumbuh dengan baik di kawasan
tropis dan subtropis yang panas serta lembap.  
   
Pada umumnya, buah mangga berdaging cukup tebal, berwarna kekuningan dengan
citarasa asam hingga manis. Kulit buahnya juga cukup tebal, berwarna hijau atau
kekuningan. Kebanyakan bentuk buahnya bulat dan 'berparuh' di bagian ujung dengan
ukuran berbeda, tergantung jenisnya.
   
Walau banyak jenis, kandungan gizi mangga hampir sama. Dalam 100 gram mangga muda
terdapat 7–12 persen gula sedangkan dalam mangga matang yang manis mengandung gula
16–18 persen. Mangga juga mengandung 46-65 miligram vitamin C dalam 100 gram,
merupakan antioksidan yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga
kesehatan jaringan gusi. 
   
Daging mangga yang berwarna kuning menandakan kandungan betakaroten yang tinggi,
dan  akan diproses menjadi vitamin A di dalam tubuh. Dalam setiap 100 gram mangga
terkandung 389 IU betakaroten yang juga  temasuk salah satu antioksidan dan berguna
untuk meningkatkan fungsi retina mata. Mangga juga kaya akan kalium, yaitu 156 mg 
per 100 gram, yang berfungsi meningkatkan fungsi otot jantung, kontraksi otot, dan
tekanan darah. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko stroke. Tunggu apa lagi,
rajin-rajinlah menyantap buah mangga yang lezat dan kaya gizi ini.

Tip memilih mangga:

- Kulit buah yang matang biasanya mulus dan licin.
- Tekan buahnya : yang matang memiliki daging buah agak empuk, bukan lembek.
- Cium bagian pangkalnya : mangga matang berbau harum.
- Pilih buah dengan bagian pangkal membulat, berwarna kekuningan, dan kadang
muncul bintik cokelat (bukan hitam). Munculnya noda hitam menandakan buah mulai membusuk.


Jenis-jenis Mangga Indonesia

Mangga merupakan buah yang lezat dan kaya manfaat bagi tubuh. Buah hijau kekuningan ini mengandung antioksidan, vitamin C, vitamin A, juga betakaroten. Buah inipun mudah sekali diperoleh karena tumbuh di banyak daerah di Indonesia. Apa saja jenis-jenisnya?

Harummanis

Tampak luar : buahnya agak lonjong dan ujungnya membentuk 'paruh'. Buah yang matang berwarna hijau kebiruan dan berbintik  putih. Kulitnya seperti dilapisi lilin. Panjang buah +/- 15 cm.
Daging buah : isinya tebal, berwarna oranye kekuningan, lunak, tak berserat, dan banyak mengandung air. Rasanya manis segar, tetapi bagian ujungnya kadang berasa asam. Paling populer di Indonesia.

Indramayu
Tampak luar : bentuknya membulat dan kulitnya bewarna hijau muda. Ketika matang, warna hijau agak memudar dan mulai berubah kuning muda.
Daging buah : tidak terlalu banyak mengandung air. Daging buahnya berwarna kuning, agak padat dan berserat. Buah yang belum matang sempurna biasanya lebih diminati karena tidak terlalu manis dan sedikit kesat. Setelah matang, daging buahnya berasa asam.

Golek
Tampak luar : buahnya lonjong tanpa paruh di ujungnya. Kulitnya bewarna hijau muda dan setelah matang berubah kekuningan pada bagian pangkalnya. Kulitnya halus dan terdapat bintik putih kehijauan yang berubah menjadi cokelat setelah  matang.
Daging buah : tebal dan berserat. Warnanya kuning tua, berair, dan rasanya manis. Aromanya harum dan  tajam.

Manalagi
Tampak luar : ukurannya lebih kecil dari mangga jenis lain. Bagian pangkalnya rucing dan ujungnya membentuk 'paruh'. Kulitnya tipis bewarna hijau tua dan berbintik putih. 
Daging buah :  tidak berserat, lembut ,dan warnanya kuning cerah. Sebelum matang benar, mangga ini sudah terasa manis. Pada bagian tengah  buahnya terdapat bintik-bintik   kuning kecokelatan.

Kweni
Tampak luar : ukuran hampir sebesar mangga manalagi dengan bagian pangkal dan ujung membulat. Kulitnya bewarna hijau terang.
Daging buah : meski harumnya menggoda, tapi rasanya agak asam. Karena itu lebih sering diolah menjadi sambal atau salad. Buahnya tidak berserat dan daging buahnya bewarna kuning terang.

Gedong Gincu
Tampak luar : bentuknya cenderung bulat, dengan diameter 10–12 cm. Kulitnya  tipis berwarna  hijau tapi jika matang bergradasi kekuningan dan merah pada bagian pangkalnya, seperti wanita 'bergincu'. 
Daging buah : warna oranye menebarkan aroma harum. Buah yang matang berasa  manis sedikit asam. Daging buahnya cukup tebal, banyak mengandung air dan berserat halus.