Masa Monopause Gairah Seksual Menurun

info kesehatan Perubahan tubuh karena pertambahan usia tidak mungkin dihindari. Namun tak berarti Anda akan kehilangan aktivitas seksual yang sehat dan menyenangkan. Kendati hingga kini belum ada obat khusus untuk mengobati gangguan seks pada wanita menopause, beberapa upaya berikut dapat Anda lakukan:

Terapi sulih hormon (TSH)

Memberikan hormon estrogen yang sudah tidak diproduksi secara alami oleh tubuh. Tujuannya untuk mengatasi gangguan menopause pada umumnya termasuk urusan seksual.

Krim hormon

Krim hormon yang diaplikasikan pada vagina: tujuannya untuk meningkatkan peredaran darah ke daerah tersebut sehingga sensitivitas meningkat dan orgasme lebih mudah dicapai.

Menjaga pola makan
Kendati belum ada penelitian tentang nutrisi dan gairah seksual, beberapa mineral diketahui cukup berperan dalam urusan ini, salah satunya seng (zinc). Ketika kadar seng dalam tubuh rendah, kadar histamin yang berperan meningkatkan gairah seksual dalam darah juga rendah. Kekurangan seng pada wanita kerap terjadi saat haid atau diet. Cobalah mengonsumsi seafood (kerang, tiram, sardin, dan ikan hering), biji-bijian, dan kacang-kacangan yang mengandung kadar seng relatif tinggi.

Olahraga teratur

Aktivitas ini merangsang tubuh melepaskan endorphin, hormon penghilang rasa sakit. Endorfin membuat tubuh lebih nyaman dan siap melakukan aktivitas seksual.

Jadilah aktif

Atrofi (kekeringan) vagina yang ringan terjadi pada wanita-wanita yang aktif secara seksual dibanding yang tidak aktif. Sebab aktivitas seksual dapat melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kelenturan otot vagina.

Simak efek samping obat
Jika gairah seksual Anda menurun karena obat-obatan yang Anda konsumsi, tanyakan solusinya pada dokter.

Jika Anda atau suami mengalami gangguan seksual
Berkonsultasilah pada dokter bersama-sama. Tidak perlu saling menyalahkan, tapi justru saling mendukung untuk mencari jalan keluar terbaik.