Remaja Perlu Asupan Gizi Yang Cukup

Info Kesehatan Untuk mendukung pertumbuhan si remaja, dibutuhkan makanan sehat. Sayangnya, bagi remaja, fokus mereka bukanlah makanan sehat tapi makanan yang populer, termasuk tentunya makanan cepat saji.

Pentingnya susu dan kalsium
"Di masa remaja, penting bagi anak untuk meningkatkan kekuatan tulang, kerena inilah waktunya fondasi tulang kuat dibentuk," ujar Judy Stenmark, Ketua Eksekutif Osteoporosis Australia. Angka-angka terakhir menunjukkan bahwa osteoporosis mudah menyerang satu di antara dua wanita Australia berusia 60 tahun.

Selama masa remaja, tulang tumbuh dengan cepat. Untuk itu dibutuhkan nutrisi yang baik untuk tulang, yang didapat dari produk susu," Judy menambahkan. "Patut disayangkan, dua dari tiga gadis remaja kekurangan kalsium yang mereka butuhkan."

Jangan sampai mitos tentang susu yang menggemukkan dipercaya bulat-bulat oleh anak gadis Anda, sekalipun, misalnya, ia sedang berusaha menurunkan berat badan.

Kenyataannya, produk susu yang kaya akan kalsium memberi manfaat sebaliknya. Riset baru menunjukkan bahwa tiga porsi produk susu sehari tak hanya memenuhi paket kesehatan, tapi juga, bila dikonsumsi sesuai petunjuk pakar diet, membantu mempertahankan dan mengurangi berat badan.

Anjurkan si remaja untuk mengonsumsi produk susu, seperti susu, sereal dengan susu, yoghurt, atau sumber kalsium lainnya. Bila perlu, beri suplemen kalsium untuk dikonsumsi pada malam hari sebelum tidur.

Pentingnya zat besi dan seng
Zat besi dan seng juga penting, tapi sayangnya sebagian besar remaja tidak mendapatnya dalam jumlah yang cukup. Seringkali ini disebabkan mereka tengah bereksperimen dengan berbagai gaya makan yang berbeda, seperti mencoba jadi vegetarian, dengan berpantang daging merah, yang menguapkan sumber zat besi dan seng yang kaya. Perlu Anda jelaskan padanya apa akibatnya bila ia kekurangan zat besi dan seng. Sebut saja antara lain anemia, terhambatnya pertumbuhan tulang tengkorak, dan tubuh yang selalu letih lesu.

Untuk memenuhi kebutuhan tubuh remaja akan zat besi dan seng, sediakan masakan dari daging merah tanpa lemak tiga sampai empat kali seminggu. Untuk meningkatkan penerapan zat besi, tambahkan makanan yang kaya akan vitamin C, seperti buah-buahan, dan jus jeruk.