Terlalu Banyak Kosumsi Gula

info kesehatan  Konsumsi gula berlebihan menjadi penyebab dari berbagai masalah bagi manusia seperti diabetes melitus dan kenaikan berat badan. Namun, pada waktu-waktu tertentu, sulit untuk menahan keinginan untuk memakan makanan manis sarat gula seperti cake, biskuit, atau es krim. Tidak hanya yang memiliki rasa manis, gula sebenarnya juga terdapat pada sumber karbohidrat seperti nasi, tepung, atau kraker
.

Gula dipecah menjadi glukosa atau fruktosa di dalam tubuh. Apa sebenarnya yang mereka lakukan di dalam tubuh? berikut jawabannya, seperti dilansir womenshealthmag.com.

Glukosa

    Diserap dalam usus, glukosa lantas memicu pankreas untuk memproduksi hormon insulin, hormon yang bertugas untuk membawa glukosa masuk ke dalam sel agar dapat diubah menjadi energi.

    Tetapi, banyak makanan yang mengandung terlalu banyak gula yang membuat darah dipenuhi oleh glukosa yang belum terbawa ke dalam sel.

    Hormon insulin membuat produksi hormon leptin, hormon yang membuat Anda merasa kenyang menjadi menurun. Akibatnya, semakin banyak hormon insulin yang diproduksi, Anda akan merasa semakin lapar. Akhirnya, otak memerintahkan agar gula yang ada dalam tubuh diubah menjadi lemak dan ditumpuk pada bagian-bagian tubuh, misalnya pada perut Anda.

    Kadar insulin yang terlalu tinggi juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya Alzheimer yang menyebabkan kepikunan.

Tidak hanya itu, mengonsumsi terlalu banyak gula yang membuat hormon insulin diproduksi terlalu banyak akan membuat sel menjadi kebal atau resiisten sehingga tidak lagi membuat glukosa dalam darah masuk ke dalam sel. Glukosa akan menumpuk dalam darah yang menjadi awal mula dari diabetes.

Fruktosa

    Setelah diserap dalam usus, fruktosa lalu dibawa ke dalam hati untuk dimetabolisme agar dapat digunakan oleh tubuh. Tetapi liver tidak dapat mencerna fruktosa dalam jumlah besar. Akibatnya akibatnya ini akan memicu timbulnya gelembung lemak dalam usus. Yang membuat kondisi yang disebut perlemakan hati.

    Fruktosa yang terlalu banyak juga membuat kolesterol baik, HDL menurun yang dapat meningkatkan resiko terserang penyakit jantung atau stroke.

Gula yang terlalu banyak dapat membahayakan tubuh Anda. Sebaiknya batasi konsumsi gula Anda mulai dari sekarang agar hidup Anda lebih berkualitas.