Tips Sehat Dari Lemari Dapur (1)

Info Kesehatan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan, jumlah rempah-rempah di Indonesia mencapai 1100 jenis tanaman rempah, meski baru 200 yang berhasil didokumentasikan. Dan, bukan cerita baru bila penggunaan rempah-rempah hanya sebagai bumbu dapur yang kaya rasa. Berikut delapan dari ribuan jenis rempah yang bermanfaat menunjang kesehatan tubuh.


Pala untuk si susah tidur
Biasa dikenal dalam olahan manisan, pala mengandung manfaat kesehatan mulai dari kulit hingga bijinya. Buah yang berasal dari Kepulauan Banda, Maluku, ini berkhasiat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan, terutama insomnia, karena kandungan senyawa miristisin yang dikandungnya. Minyak biji pala mengandung eugenol dan telah digunakan di dunia kedokteran gigi untuk menghilangkan sakit gigi dan bau mulut. 

Cegah bakteri dengan cengkeh
Para ahli mikrobiologi menemukan bahwa cengkeh dapat menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri. Bila dicampur dengan bawang putih, cengkeh juga mampu membunuh bakteri, sebab mengandung eugenol yang bersifat antiseptik dan anestetik. Minyak cengkeh yang mengandung minyak atsiri (eugenol, beta-kariopilen, vanillin, dan asam krategolat) biasa digunakan sebagai aromaterapi dan mengobati sakit gigi.  Selain itu, rempah beraroma khas ini juga mengandung senyawa kimia lain yang baik untuk kesehatan, seperti tannin, flavonoid dan terpenoid.  Senyawa-senyawa dalam cengkeh mampu meningkatkan fungsi saluran pencernaan dengan meningkatkan pengeluaran enzim-enzim pencernaan, sehingga meringankan masalah pencernaan dan sembelit. 

Antioksidan dari kapulaga
Kapulaga yang semula ditemukan di pantai barat India ini memiliki rasa agak pedas seperti jahe. Orang Inggris menyebutnya dengan grains of paradise, sebab meski pedas aromanya sungguh nikmat, yang berasal dari minyak atsiri dan memberi efek hangat.  Meski lazim digunakan sebagai bumbu dapur, minyak atsiri rempah eksotis kapulaga mengandung senyawa kimia tanaman golongan terpenoid yang baik untuk antioksidan, antiseptik dan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit.  Minyak atsiri  kapulaga telah banyak diaplikasikan sebagai bahan ramuan obat tradisional, termasuk untuk meredakan batuk.

Bersambung