Makanan Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur

Makana Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur
info kesehatan Tidak semua makanan baik dimakan saat malam hari, karena ada beberapa makanan yang bisa membantu meningkatkan kenyamanan tidur Anda, namun ada juga yang justru sebaliknya.

Menghindari dan mengonsumsi beberapa makanan yang baik sebelum tidur akan membantu tubuh mendapatkan kembali tenaga dan kesegaran yang diperlukan, terutama jika Anda mengalami kesulitan tidur.

Nah, untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik apalagi jika Anda insomnia, dikutip dari www.medicinenet.com, Anda bisa memakan beberapa jenis makanan dan minuman berikut ini Ladies.

1. Minum susu
Sudah banyak yang tahu bahwa minum susu sebelum tidur akan memberikan ketenangan yang membawa Anda pada tidur yang nyenyak. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan triptophan di dalam susu yang merupakan bahan kimia yang dapat memudahkan Anda untuk terasa mengantuk dan tertidur. Makanan lain yang mengandung triptophan adalah kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, madu dan telur.

2. Makanan mengandung karbohidrat
Makan malam memang sebaiknya tidak makan makanan berat, apalagi jika Anda sedang diet. Namun jika Anda ingin mendapat kualitas tidur yang baik, maka makan makanan yang mengandung karbohidrat ditemani susu akan sangat membantu.

Ini dikarenakan karbohidrat memacu tubuh untuk memproduksi gula dan rasa kantuk setelah makan sehingga baik untuk Anda yang insomnia. Makanan yang berkarbohidrat bisa dipilih dari roti, keju, yogurt, susu dan lain sebagainya.

3. Ngemil di malam hari
Jika Anda mengalami masalah insomnia, maka ngemil di malam hari adalah kebiasaan yang perlu Anda terapkan. Karena hal ini dapat membantu membuat perut Anda terasa penuh dan mengirim sinyal untuk terasa ngantuk ke otak. Jangan makan makanan kecil, ngemil makanan berat dan berkarbohidrat akan lebih baik dan memudahkan Anda merasa mengantuk.

Meskipun kebiasaan-kebiasaan tersebut seringkali dinilai sebagai kebiasaan buruk karena dapat meningkatkan berat badan, namun jika Anda kurang tidur dan tidak mendapatkan istirahat yang cukup, akan lebih berbahaya untuk kesehatan otak dan tubuh Anda. Hayo, pilih yang mana?