pengetahuan Tetanus dan Vaksin

Pengetahuan Tetanus dan Vaksin Ladies, jangan sering menganggap sebuah kecelakaan kecil yang membuat jari atau kaki Anda berdarah hanya sebagai pengalaman sedang sial belaka. Karena mungkin saja penyebab dari jari Anda yang berdarah itu menentukan kelangsungan hidup Anda, seperti misalnya tetanus.

Seperti dikutip dari www.patient.co.uk, tetanus merupakan infeksi yang disebabkan oleh kuman atau bakteri Clostridium tetani yang pada akhirnya akan menyerang otot-otot dan sistem syaraf tubuh Anda. Kondisi tetanus merupakan infeksi serius yang bahkan bisa berakibat fatal karena bakteri tetanus biasa hidup di tanah dan kotoran yang memungkinkan membawa penyakit lainnya.

Biasanya bakteri tetanus sering berada pada besi yang sudah lama tidak digunakan hingga karatan dan bakteri dapat masuk ke tubuh melalui luka gores di kulit oleh besi karatan tersebut. Bakteri yang sudah masuk ke tubuh akan membuat racun yang menyebabkan penyakit.

Penyakit ini biasanya akan memakan waktu 7 hingga 8 hari untuk berkembang, tapi bisa juga bervariasi pada setiap orang, tergantung sistem imun orang yang terinfeksi. Jika sudah terinfeksi namun tidak segera ditangani, maka tidak menutup kemungkinan bahwa bagian tubuh yang terinfeksi akan mengalami pembusukan dan harus dilakukan amputasi, Ladies.

Untuk mencegah dan mengantisipasi tetanus terjadi, biasanya sudah diadakan vaksin tetanus. Namun tetanus masih bisa terjadi jika pertahanan tubuh sedang sangat lemah, Ladies. Biasanya vaksin sudah diterapkan untuk disuntikkan sejak masih anak-anak. Namun tidak jarang pula orang dewasa masih belum menerima vaksin tetanus.

Vasksin biasanya akan diberikan bersamaan dengan beberapa vaksin penyakit lain secara bergantian dalam waktu tertentu seperti penyakit polio, difteri, dan batuk rejan. Untuk orang dewasa, biasanya hanya gabungan antara imunisasi tetanus, difteri dan polio tidak aktif.

Jika Anda ragu apakah sudah diimunisasi atau belum, maka memeriksakan ke dokter juga bisa dilakukan. Umumnya setiap orang sudah mendapatkan imunisasi untuk penyakit tersebut dan mendapatkan catatan sebagai bukti telah mendapat vaksin.